Matematika kerugian
Kerugian dan keuntungan tidak simetris. Rugi 50% tidak dibalas untung 50%, karena modal Anda sudah separuh. Rumusnya: untung yang dibutuhkan = rugi ÷ (100% − rugi).
| Rugi | Untung yang dibutuhkan untuk balik modal |
|---|---|
| 10% | 11,1% |
| 20% | 25% |
| 30% | 42,9% |
| 50% | 100% |
| 70% | 233,3% |
| 90% | 900% |
Makin dalam kerugian, makin tidak masuk akal jalan baliknya. Karena itu tujuan manajemen risiko adalah menjaga kerugian tetap dangkal, bukan mengejar untung besar.
Risiko per transaksi dan ukuran posisi
Tentukan dulu berapa persen modal yang Anda relakan hilang di satu transaksi, umumnya 1 sampai 2%. Lalu hitung ukuran posisi mundur dari jarak stop-loss:
Ukuran lot = (modal × persen risiko) ÷ (jarak stop-loss dalam pip × nilai pip per lot)
| Modal | Risiko 1% | Stop-loss | Ukuran posisi |
|---|---|---|---|
| 500 USD | 5 USD | 20 pip | 0,025 lot (dibulatkan 0,02) |
| 1.000 USD | 10 USD | 20 pip | 0,05 lot |
| 5.000 USD | 50 USD | 20 pip | 0,25 lot |
Hitungan memakai nilai pip 10 USD per lot standar, sebagai ilustrasi. Untuk crypto dan indeks, ganti nilai per pip dengan nilai per satu poin pergerakan harga di instrumen itu.
Risk-reward dan win rate
Risk-reward membandingkan berapa yang Anda pertaruhkan dengan berapa yang Anda incar. Semakin besar targetnya dibanding risikonya, semakin kecil win rate yang dibutuhkan untuk impas.
| Risk-reward | Win rate impas (sebelum biaya) |
|---|---|
| 1:1 | 50% |
| 1:2 | 33,3% |
| 1:3 | 25% |
Angka di tabel belum menghitung biaya. Spread, komisi, dan swap menaikkan win rate impas yang sebenarnya, jadi biaya yang rendah membantu langsung. Rasio 1:2 bukan jaminan untung, karena target yang terlalu jauh juga lebih jarang tercapai.
Batas rugi harian dan drawdown
Drawdown adalah penurunan ekuitas dari puncak terakhir. Batas rugi harian menghentikan Anda sebelum satu hari buruk menjadi minggu buruk. Contoh aturan: berhenti trading hari itu kalau rugi mencapai 2 sampai 3% modal, atau setelah tiga kerugian berturut-turut.
Tulis angkanya sebelum mulai trading. Batas yang ditentukan saat sedang rugi hampir selalu longgar.
Leverage, margin, dan likuidasi
Di CFD dan futures, broker atau bursa menutup posisi Anda secara paksa kalau margin tidak cukup. Batasnya berbeda-beda. Menurut halaman broker masing-masing, stop out di Harmovest adalah 50%, dan di Markets4you 20% untuk akun Classic dan 10% untuk akun Cent. Menurut halaman Bitget, likuidasi CFD terjadi di margin ratio 50%, dan komisi tidak ikut dihitung saat margin diperiksa.
Artinya makin besar leverage yang Anda pakai, makin dekat harga ke titik likuidasi. Sisakan ruang margin dan jangan memakai seluruh leverage yang ditawarkan hanya karena tersedia.
Risiko khusus futures crypto
Futures crypto punya dua mode margin. Pada isolated margin, kerugian satu posisi dibatasi pada margin yang dialokasikan untuk posisi itu. Pada cross margin, seluruh saldo dipakai sebagai jaminan, sehingga satu posisi buruk bisa menghabiskan seluruh saldo.
Pasar crypto tidak pernah tutup dan bisa bergerak tajam kapan saja, jadi stop-loss dan leverage rendah lebih penting daripada di pasar yang punya jam tutup. Detail fee dan likuidasi ada di halaman Crypto Exchange.
Aturan risiko di prop firm
Di prop firm, batas rugi harian dan batas rugi total adalah syarat lulus. Melanggarnya berarti evaluasi atau akun gagal. Cek definisinya dengan teliti: drawdown statis dihitung dari saldo awal, sedangkan drawdown yang mengikuti puncak (trailing) ikut naik bersama ekuitas tertinggi Anda, sehingga ruang geraknya menyempit saat Anda untung.
Rencana risiko pribadi yang biasanya bersifat saran berubah jadi kewajiban. Halaman Prop Firms masih segera hadir.
Psikologi: aturan berhenti
Keputusan terburuk diambil setelah rentetan rugi. Karena itu buat aturan berhenti yang tidak bisa ditawar: setelah batas harian tercapai, tutup platform dan tulis catatan jurnal. Jangan buka posisi "satu lagi" untuk balik modal.
ZenMode (NexusOS, dalam pengembangan) dirancang membekukan akses eksekusi sementara setelah rentetan rugi, tetapi belum bisa dipakai. Sampai saat itu, aturan tertulis dan jeda paksa adalah pengganti terbaiknya.
Rencana risiko satu halaman
- Risiko per transaksi: berapa persen modal (misalnya 1%).
- Batas rugi harian: berapa persen, dan apa yang Anda lakukan setelah tercapai.
- Batas rugi mingguan atau bulanan: kapan Anda berhenti dan meninjau ulang.
- Leverage maksimal yang akan Anda pakai, terlepas dari yang ditawarkan.
- Jumlah posisi terbuka maksimal pada satu waktu.
- Rilis berita: aturan Anda saat ada berita berdampak tinggi.
Ringkasan
- Untung yang dibutuhkan untuk balik modal = rugi ÷ (100% − rugi). Rugi 50% butuh untung 100%.
- Risiko 1 sampai 2% per transaksi, dan hitung lot mundur dari jarak stop-loss.
- Risk-reward 1:2 hanya butuh win rate sekitar 33% untuk impas, sebelum biaya.
- Tetapkan batas rugi harian dan aturan berhenti sebelum trading, bukan saat sedang rugi.
- Waspadai likuidasi (CFD dan futures) dan aturan drawdown prop firm. Semuanya menutup posisi tanpa menunggu Anda.
Uji Pemahaman & Selesaikan Level
Tandai materi ini selesai untuk memperbarui progres kurikulum Anda di Trade Academy.
